Babak Belurrr….
November 23, 2008
Secangkir kopi, sebungkus rokok dan tiga buah roti sudah tersaji di meja kerja. Badan terasa segar untuk siap-siap begadang, niatnya mau nulis postingan kedua… tapi ketika menengok postingan yang terdahulu ada sesuatu yang ganjil. Tata tulis tampilannya tidak rata kiri kanan, padahal tulisan sudah di ‘publish’, usut punya usut ……ternyata pada saat posting saya pake mode compose dimana untuk perataan tampilan digunakan tombol “justify”yang sudah sangat familiar, akibatnya halaman blog tampilannya tidak rapih… Saya harus rubah dengan menggunakan kode-kode html.
Duuuh… bulu kuduk mulai merinding ’ngadepin’ kode-kode yang ribet, namun saya paksakan buat nyoba, sekalian belajar bagimana tehnik dan caranya. Saya praktekan bagaimana menyisipkan kode “read more” di sela-sela tulisan - yang kata kang Rohman mah artinya ..”baca selengkapnya”. Gitu lho.!
Tahap pertama saya cari kode html buat rapatkan barisan tulisan dan read more, ahaa ..! ketemu… ,langsung dicopy paste saja ke lembaran postingan yang masih hadir di menu compose. Begitu di “enter’..…, Blep ….!, tiba-tiba semua postingan lenyap seketika. Langit terasa gulita, jantung berdebar-, mata jelalatan mencari-cari kemana hilangnya tulisan saya. .Dibulak balik ‘dekok’ tetep nggak ketemu, yang hadir di blog cuma halaman warna putih polos… bersiiih banget…,namun para widget masih nangkring setia di tempatnya.
Saya coba buat postingan baru dengan harapan mudah-mudahan yang ini bisa tampil di blog, eeh..sami mawon, begitu selesai posting dan publish ternyata yang tampil hanya ruang kosong melompong. Hampir dua jam pencarian tidak berhasil,. nyaris frustasi., marah sama diri sendiri, kesel, nyesel …wuaaah…. pokoknya seabreg – abreg kekecewaan saya tumpahkan pada diri, mau tanya sama kang Rohman – pakarnya blog – belum tahu gimana caranya . Mau ketok rumahnya Mas Fatih ..kagak tau alamatnya. Pusssing…sing !
Dengan berat hati saya tinggalkan blog rancangan saya, saya buat blog baru dari awal lagi-…(kata para pakar blog kalo jadi penulis blog itu harus sabar dan konsisten, jangan cepat menyerah dan mau terus nyoba he…).
Saya harus kembali ke garis start untuk memulai. Ibarat jogging, kalo orang lain sudah sprint dua puluh putaran dan sudah berganti seragam, saya masih tertatih-tatih benerin tali sepatu. Dari peristiwa ini saya dapat pelajaran luar biasa manakala membuat blog yang baru. Tindakan saya tidak boleh ceroboh dan harus fokus apalgi ketika harus menggunakan kode-kode HTML.
Di blog yang baru ini beberapa widget sudah saya iket di tempat yang menurut pertimbangan saya cukup layak. Biar tambah sederhana templatpun saya pilih jadi dua kolom. Widget kategori saya deketin sam tag biar nggak berantem. Niat untuk mengupload gambar dan image saya simpan dulu, yang wajib-wajib saya dahulukan yang sunatnya menyusul kemudian. Kalau yang makruh ?..ya..biar saya taruh belakangan deh he..he.
Malam sudah semakin larut, hujan diluar masih membasahi rumput, mau pulang ke rumah nanggung lewat dini hari. Adzan subuh yang kenceng lewat pengeras suara menyuruh saya untuk menyegerakan pulang, arloji di tangan menunjuk ke angka setengah lima. Di luar sudah mulai agak terang. Akhirnya saya pulang dengan tenang

Januari 31, 2009 at 6:27 pm
Wah…seharusnya dicopy dulu di lampiran, untuk jaga-jaga.
saya juga pernah buat cerpen…sudah ketik …tanpa sengaja anakku menekan mouse…terhapuslah cerpen itu….untuk menulis lagi seperti itu sudah malas…
Tapi ada pelajaran dan hikmah yang saya dapat.
Terus menulis…dan sukses selalu!